Jumat, 14 Februari 2020

"Yatim Piatu"


Melintasi gang sunyi suram sendirian
Dalam remang menerobos tanpa cahaya
Tak perduli pada setan gentayangan
Menakuti, mencegat dan menebar bahaya

Tangis tetapi diam sembunyi
Tak sudi insan lain iba

Pohon tegak tunggal dihantam angin kencang
Daun gugur namun erat akar mengikat bumi
Lagi datang badai berulang-ulang menerjang
Tidak jemu menunggu topan datang kembali

Hanya wejangan padat kerinduan
Mengingatkan Bapak Ibu telah berpulang
Selalu dikenang

Jadi sandingan
Jadi kawan
Jadi pasangan
Jadi tolan
Jadi setelan
Jadi amalan


Didik Pratama
2020

4 komentar:

  1. Balasan
    1. Terima kasih Saudaraku. Semoga bermanfaat bagi kita semua 🙏

      Hapus
    2. Akun facebook saya : didik pratama (ahmad ridwan)
      WA : 08114341945

      Senang sekali kalau kita bisa saling tukar pikiran, mari kita sama-sama menjalin hubungan baik 🙏🤝

      Hapus
  2. Semoga sajak bermanfaat bagi pembaca, baca juga sajak say yang lain dan silahkan tinggalkan komentar jika ada. Semoga Anugerah bertumpah ruah 🤲🤲🤲

    BalasHapus